Selasa, 06 Agustus 2013

rabu 7 agustus.

  Puasa hari terakhir yang harusnya indah. tidak indah lagi gara-gara acara masak-masak berakhir berantakan. mulai dari pembakaran yang terlalu malam, sarung robek, dan ibu yang marah. yahh. entah kenapa cuma gara-gara makan bersama itu ibu jadi marah. padahal cuma acara sepele. marah juga karna beberapa alasan yang kurang enak didengar. cuma karna membuat tempat jadi kotor. padahal, kami semua selalu membersihkan tempat setelah melakukan kegiatan masak-masak itu. walaupun kurang bersih, memang saya akui gak bersih-bersih amat. karna memang kami semua yang malas mungkin. tapi aku yakin kalau kami sudah berusaha untuk membersihkan. 
  Sebelumnya memang ibu sudah marah kepadaku gara-gara aku yang bangun selalu siang dan nggak membersihkan rumah. buka puasa pun ibu cuma mengucap hanya beberapa kata saja. memang aku gak bisa membuat ibu senang. selalu kecewa dengan apa yang ku perbuat. gak sama dengan kakaku yang sudah terbilang sukses dengan memiliki pekerjaan sendiri dan gaji sendiri. sedangkan aku. mahasiswa malas yang tak bisa dibanggakan. ahh. kenapa juga aku hidup, kenapa juga ibu dan bapak dulu ngebuat aku. kok gak buat anak tunggal saja dulu.
 Kurang lebih jam 2 pagi. ibu marah padaku. sampai-sampai dia nyuruh aku untuk membunuhnya dengan pisau yang digenggamnya. aku tau pisau itu gak bakal langsung bisa membunuhnya, tapi aku diam saja. aku takut. aku cemas. aku tak tau apa yang harus ku lakukan saat itu. pernah ku berpikir untuk pergi dari rumah. pergi jauh. jauuh banget. tapi ku urungkan niatku karna ku masih belum mampu menjauh. mungkin setelah lulus nanti pergi saja dari sini. dari tempat ini. sehingga ibu bisa hidup dengan damai dan tentram tanpa gangguanku.
  Tak tahu lagi harus ku katakan pada siapa isi hatiku ini. mungkin hanya dengan tulisan pendek ini membuat hatiku sedikit lega. yah. mungkin. aku juga sudah malas curhat-curhat lewat jejaring sosial seperti facebook dan twitter. terkesan alay menurutku. tak berharap ada yang membaca tulisanku ini. aku cuma sekedar menulis apa yang ingin kutulis. tentang isi hatiku kususnya.
  Setidaknya dengan ini sedikit membantuku melegakan isi hatiku.

Minggu, 20 Januari 2013

20-01-2013

kali ini kau benar-benar keterlaluan,
  aku sudah sms tapi nggak kau balas. entah apa salahku padamu hingga kau tega acuhkan diriku. kali ini aku gak ngerti jalan pikiranmu. aku sudah kirim banyak sms padamu dan kau ta menanggapinya, aku sudah minta maaf pula walau ku tak tahu aku salah apa padamu. aku tau malam ini kau sedang bersama orang lain, dan aku pun tau siapa orang itu. karna orang masih berteman denganku, dengan kita.
  betapa hati ini sakit mengetahui ini. mungkin beginikah caramu meninggalkanku. beginikah caramu menghindariku. beginikah caramu berpaling dariku. orang itu baik, pintar, ideal, dan juga lebih dewasa dariku. dia punya semua yang kau inginkan. sedangkan aku. ahh. kau tau sendiri aku seperti apa. pintar nggak, ideal nggak kurus iya, dan dewasa pun juga nggak. aku hanyalah LOSER dan seperti itulah aku mungkin dimatamu.
  kau bilang kau sayang padaku. tapi kenapa kali ini kau tega membiarkanku. kau bilang nggk apa-apa. tapi aku tau itu bohong. kau sembunyikan sesuatu dariku.
ah emboh wes.
nda bakat gawe cerito aku. acak-acakan isine.
pkok intine aku loroh ati saiki -_-