seperti hanya manusia biasa. aku juga perna berbuat salah. aku bukanlah dewa yang sempurna. aku hanyalah aku. manusia biasa yg tak luput dari salah. memang beginilah sifatku. memang beginilah aku. nyebelin dan gak serius. dan itu semua tak perna bisa membuat dirimu bahagia. karena dirimu tak pernah mau terima sisi burukku ini. aku suka dirimu dan aku sadar siapa aku. aku hanyalah pecundang. pecundang yang tak layak memilikimu yang berharga layaknya berlian. apa yang bisa diandalkan dari seorang pecundang seperti aku ini. kau kan selalu sedih dan terus tersakiti. kau kan selalu sedih dan terus emosi. aku gak ngerti apa maumu.yang ku tau ku hanya berusaha membahagiakan kamu layaknya kamu seorang ratu. tapi apalah arti pengorbanan seorang pecundang sepertiku dalam hadapan ratu seperti dirimu. hanya dipandang biasa saja dan tak berharga. asal tau saja aku benar-benar tertarik kepadamu. tapi aku takut memilikimu.
beginilah aku
seorang pecundang
dan selamanya kan tetap pecundang dimatamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar